Dengan Mempelajari Al-Qur’an Bisa Jalan-Jalan di FKM UNAIR




Menjelang akhir tahun, aku makin sering mengngat kembali resolusi-resolusi yang kubuat di awal tahun. Pada awal tahun 2016, aku ingin menjadikan tahun 2016 sebagai tahun “Mesmerize Me”. Jadi, kuusahakan banyak hal yang membuatku terpesona.
Berkaitan dengan Mesmerize Me tersebut, aku menjadikan bulan Oktober sebagai bulan paling Mesmerizing. Kenapa? Karena pada tanggal 15 Oktober 2016, aku berkunjung ke Kampus C Fakultas Kesehatan Masyarakat UniversitasAirlangga untuk lomba. Terlebih itu adalah lomba yang tergolong baru bagiku, yaitu Lomba Karya Tulis Al-Qur’an.

Berbekal niatan untuk mencari ilmu sekaligus berdakwah, berangkatlah kami ke Surabaya.
Singkat cerita, sampailah aku dan kawan-kawan di FKM UNAIR. FKM UNAIR benar-benar menarik. Kami, para peserta, diminta untuk memasuki Gedung Aula Soemarto. Kupikir aula-aula di kampus-kampus itu kuno, seperti ruang aula di kantor-kantor kepala desa. Tapi ternyata tidak. Aula Soemarto ini menyerupai kelas. Terang benderang dan nyaman sekali dipandang. Pada kesempatan itu, acara Islamic Fair of Public Health akhirnya resmi dibuka dan dimulailah petualangan kami yang lain di UNAIR
 Sebagai salah satu peserta di LKTA (Lomba Karya Tulis Al-Qur’an), kami diminta untuk mempresentasikan karya tulis kami di hadapan para juri yang merupakan dosen UNAIR. Bayangkan saja, presentasi di depan guru saja masih grogi, apalagi di depan para dosen double grogi!  
Kebetulan kami mendapat nomor urut kedua. Cukup lega karena tidak mendapat nomor urut satu. Mungkin pikiran kami masih kekanakan, kami menganggap bahwa mendapat nomor urut 1 bukanlah keberuntungan padahal sebenarnya sama saja asalkan kita senantiasa berjuang.
Kami menyampaikan presentasi kami, dilanjutkan dengan tanya jawab yang sebagian besar mempertanyakan kesuksesan program yang kami ajukan untuk menjadi sehat sekalius berakhlaqul karimah, yaitu dengan Dhuha. Sangat menegangkan sekal mendapat pertanyaan demi pertanyaan dari Bapak Ibu dosen. Kami mengakui bahwa karya tulis kami tidak sempurna, namun berkat presentasi serta tanya jawab ini, kami mendapat kebih banyak ilmu di FKM UNAIR
By the way, peserta yang diundang adalah 5 tim, jadi, kami menyaksikan 4 presentasi dari tim lain. Di situlah, kami berkenalan dengan teman-teman baru. Ada yang dari SMAN 1 Trenggalek, SMAN 2 Jombang, MA Tarbiyatul Madura, dan SMAN 3 Malang. Mereka keren semua dan salut dengan inovasi-inovasi yang mereka buat. Dengan kunjungan ke UNAIR kali ini, aku memiliki lebih banyak teman serta pengalaman. Betapa menyenangkannya!
Setelah presentasi selesai. Kami diberi waktu bebas. Jadi, kami jalan-jalan di sekitar Kampus C UNAIR. Kami jalan-jalan di sekitar danau dan sempat berfoto-foto di patung Airlangga di sana. Pada kesempatan itu, kami berkenalan dengan kandidat kampus kami. Kami memang masih belum menjadi seorang mahasiswa maupun mahasiswi tapi bila diizinkan oleh Allah, kami bisa menjadi bagian dari UNAIR. Mari kita saling mendoakan yang terbaik, semoga diberi kemudahan di setiap jalan kita. Amiin. 
Lalu bagaimana hasil lombanya? Pokoknya alhamdulillah saja. Allah telah memberi yang terbaik berkat mempelajari Al-Qur'an. :)


Salam,
Putri

*) Artikel ini diikutsertakan pada UNAIR Blogging Competition. Lihat ketentuan lombanya di sini.



1 komentar:

  1. ini semacam bikin program kegiatan bukan ya.. semoga menang ya mba..

    BalasHapus

 
La Distances Blog Design by Ipietoon