Holy Mother by Akiyoshi Rikako | Giveaway




 Halo,

Sudah baca review Holy Mother di sini? Penasaran banget kan sama novel ini. Holy Mother ini adalah salah satu novel sangat bagus yang kubaca di tahun 2016. Saking bagusnya twistnya bikin aku melongo heran sekaligus takjub. 

Aku tergolong orang yang jarang terpukau oleh twist. Tapi di twist Holy Mother ini aku seperti terpelintir habis. Bacaan berlembar-lembar sebelumnya itu bikin pening karena aku tertipu! Aku nggak suka saat aku tertipu, tapi aku suka saat buku ini menipuku! 

Kalian juga pengen merasakan sensasi baca Holy Mother yang penuh plot twist ini? Yuk-yuk ikuti giveawaynya. Simak ketentuan berikut ini yaa...


1. Berdomisili di Indonesia
2. Like fanpage Penerbit Haru, follow akun twitter dan instagram @penerbitharu (Kalau kalian punya media sosial tersebut)
3. Follow akun twitter @putripramaa supaya kalian tahu update terkini tentang giveaway ini.
4. Meninggalkan komentar di review Holy Mother di sini (opsional)
5. Follow blog ini melalui GFC (Google Friends Connect) atau via email (opsional)
6. Share info tentang giveaway ini akun media sosialmu, sertakan hashtag #HolyMotherGA dan tag akun media sosialku juga, (+ tag teman juga boleh asal tidak mengganggu).
7. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar di bawah ini, “Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?” Jangan lupa untuk menyertakan nama, link share, domisili, dan akun media sosialmu.
8. Giveaway berlangsung selama 7 hari yaitu 12 November 2016 – 19 November 2016
9. Pemenang diumumkan maksimal 3 hari setelah giveaway ditutup. Pemenang diharapkan melakukan konfirmasi maksimal 2 x 24 jam dari waktu pengumuman, bila tidak melakukan konfirmasi, akan dipilih pemenang lain.

 Maaf, teman-teman, ada ralat dari saya. Giveaway ini berlangsung sampai 19 November 2016, ya... :)


 Kutunggu jawaban kalian, ya dan semoga beruntung! ;)



XO,
PutriPramaa

52 komentar:

  1. Nama :Ziyyanah Walidah
    Twitter:zizin_alhamid
    Domisili:surabaya
    Link :
    https://mobile.twitter.com/zizin_alhamid/status/797259245397766145

    Menurutmu apa pantas setiap ibu mendapatkan sebutan holy mother?

    Menurutku sangat pantas karena seorang ibu merupakan wanita yang sangat mulia sampai2 dalam hadis dijelaskan ketika ada seorang sahabat bertanya kepada rasullullah "ya rasulullah siapakah wanita yang harus aku hormati?" rasullullah menjawab "ummi"kemudian sahabat itu bertanya pertanyaan yang sama lagi sampai 3 kali dan rasulullah tetap menjawab "ummi". Kemudian pertanyaan yang keempat masih pertanyaan yang sama rasulullah baru menjawab "abi".
    DAri hadis tersebut sangat menjelaskan bagaimana muliahnya kedudukan seorang ibu, bahkan surga pun terletak di bawah kaki ibu. Kita tidak dapat membayangkan bagaimana susahnya seorang ibu ketika mengandung kita bagaimana payahnya, susah tidur, bahkan ketika kita lahirpun kita masih menyusahkan ibu karena ibu rela bangun tengah malam demi anaknya yang minta di susui. Ibu itu akan mengorbankan keselamatannya demi anaknya, yang dipikirkan ibu pertama kali bukan dirinya tapi anaknya, karena seorang ibu pasti punya ikatan batin dengan anaknya. Ibu merupakan seorang wonderwoman tidak ada yang bisa menandingi kehebatan seorang ibu.
    Loveyoumom😘😘😍


    BalasHapus
  2. Nama: Rohaenah
    Link share: https://twitter.com/rohaenah1/status/797263203600252928
    Domisili: Jakarta
    Twitter: @rohaenah1
    Jawaban: tentu saja setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother. Karena setiap ibu mulai berjuang untuk anaknya tidak hanya dimulai dari merawat dan membesarkannya saja bahkan dari mulai di dalam kandungan selama 9 bulan naluri seorang ibu sudah mengakar kuat di nadinya. Ibu adalah sosok yg tak akan pernah menukar apapun untuk anaknya, baginya kebahagiaan anak adalah kebahagiaannya dan kesedihan anak juga merupakan kesedihannya. Jika anaknya sakit, ibu akan merasa lebih sakit,pun jika anaknya ada yg menyakiti seorang ibu akan merasa dia yg disakiti dan disaat seperti itu jangan menganggap enteng kekuatan dan keyakinan seorang ibu dalam melindungi anaknya,beliau akan rela dia yg tersakiti asalkan anaknya baik-baik saja.
    Perjuangan seorang ibu tak akan berhenti meskipun anaknya sudah dewasa bahkan sampai akhir hayatnya. Fix, bagi saya setiap ibu pantas disebut holy mother.

    BalasHapus
  3. nama: mariyam
    twitter: @mariyam_elf
    link share: https://twitter.com/mariyam_elf/status/797290804230270976
    domisili: surabaya

    menurutku sangat pantas. menjadi seorang ibu tdk lah mudah, butuh perjuangan yg sngat besar. mulai dari mengandung selama 9 blan, melahirkan dengan bertaruh jawa, smpai merawat dan membesarkan seorang anak. sungguh tdk ada lgi di dunia ini yg seberat perjuangan seorang ibu. di dlm agama islam sja, diajarkan utk menyebut Ibu 3x, sedangkan ayah hanya 1x. itu karena memang seorang ibu adalah letaknya surga.
    jdi pantas bagi semua ibu utk mendapat sebutan holy mother

    BalasHapus
  4. Nama : Heni Susanti
    Link share : https://twitter.com/hensus91/status/797267084770017280
    Domisili : Pati - Jawa Tengah
    Twitter : @hensus91

    Terlepas dari berita-berita menyedihkan tentang ibu yang menganiaya, menggugurkan atau bahkan membunuh anaknya sendiri, aku tetap berpikir kalau semua ibu layak disebut sebagai Holy Mother. Kesucian seorang ibu yang mungkin tidak selalu ditunjukkan melalui tindakan dan kata-kata pada anaknya tetap akan menyimpan ketulusan cinta dan kasih sayang. Semua Ibu terlepas dari bagaimana lingkungan dan kehidupannya akan selalu mengutamakan yang terbaik untuk anaknya, hanya bagaimana si Ibu mampu menahan emosi buruk yang muncul akibat lingkungan dan segala tekanan yang diterima agar tidak merugikan anaknya. Bahkan dibalik teganya beberapa Ibu yang menyakiti anaknya dalam bentuk apa pun, aku yakin tidak ada yang melakukannya dengan lega. Pasti kehancuran akan langsung menyergap mereka karena penyesalan, kemarahan pada diri sendiri juga kehilangan yang tak akan dimengerti orang lain. Yah...mungkin kecuali untuk mereka yang sudah terganggu kesehatan jiwa dan pikirannya sih :D

    Demikian dan terima kasih :)

    BalasHapus
  5. Nama : Rani Widiyansyah
    Link share : https://mobile.twitter.com/raniwidiyansyah/status/797297694540791808?p=v
    Domisili : Bandung
    Twitter : @raniwidiyansyah

    Menurutku semua ibu pantas di sebut Holy Mother, karena perjuangan mengandung, melahirkan, merawat dan mendidik anaknya sambil melayani suami adalah tugas yang tidak mudah, kecuali beberapa ibu yang tega menyakiti sampai membunuh anaknya tidak pantas mendapat julukan itu. Masih banyak kasus tentang pengguguran bayi, pembunuhan anak dan kekejaman lain yang di lakukan oleh seorang ibu kepada anaknya, meskipun dalam tekanan atau kebencian, seorang ibu yang mulia tidak akan menyakiti anaknya dengan kejam apapun alasannya.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Nama: Bagus Budi Santoso
    Link share:
    https://mobile.twitter.com/bbagusbudii/status/797308137686474752
    Domisili: Surakarta, Indonesia
    Twitter: @bbagusbudii

    Sejahat jahatnya Ibu tetaplah ia mencintai anaknya. Cerita tentang ibu mungkin tidak akan ada ujungnya. Semua ibu di dunia ini sangat pantas mendapat julukan Holy Mother, bahkan sebelum dia menjadi ibu. Yaitu, ketika masih mengandung selama 9 bulan. Banyak pengorbanan yang dilakukan dan kesulitan yang dihadapi hingga sang anak akhirnya berhasil lahir dengan selamat.

    Ketika anak terlahir di dunia, koneksi yang kuat terjadi antaranya dengan sang Ibu. Bagaimana tidak, ibaratnya seperti satu individu yang kemudian terpisah menjad dua, sudah pasti akan saling terhubung. Seorang ibu sudah pasti tidak akan menyakiti anaknya, karena pada akhirnya dia akan ikut merasakan rasa sakitnya. Rasa sakit ibu adalah rasa sakit anak. Seorang holy mother akan tetap menjaga anaknya dari rasa sakit.

    BalasHapus
  8. Bismillah
    Nama : Khaerunnisa
    link share: https://mobile.twitter.com/NhisaMinoz75/status/797311411974193152?p=v
    domisili: Kolaka, Sulawesi Tenggara

    akun twitter : NhisaMinoz75
    Seorang ibu sangat pantas di sebut Holy Mother karena gak ada yg bisa ngalahin kemulian hati ibu, bahkan surga pun ada di bawah telapak kaki ibu. Jadi gak ada alasan kalau ibu gak pantas disebut Holy Mother. Ibu itu segala galanya buat kami malaikat tanpa sayap buat kami. Terima kasih
    Love you ummi

    BalasHapus
  9. Nama: Dian Haerani
    Domisili: Bandung
    Twitter: @saimamzahra
    link share: https://twitter.com/dhaerani781/status/797314496553480192

    “Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?”

    jawab: Pantes banget. Karena bagiku ibu adalah satu-satunya manusia yang memiliki kasih sayang yang sesungguhnya. Pengorbanannya tidak bisa terhitung ataupun terbalas sejak kita dari dalam kandungan. Seorang ibu akan rela melakukan apapun demi kebahagiaan anaknya dengan segenap kemampuan yang dia miliki. Kurasa sebutan itu pantas dan tidak berlebihan.

    BalasHapus
  10. Nama: Bety Kusumawardhani
    Link share: https://mobile.twitter.com/bety_19930114/status/797318441120174081?p=v
    Domisili: Surakarta
    Akun media sosial: @bety_19930114

    Setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother karena ibu adalah seorang yg tidak kenal lelah demi membahagiakan anaknya, tidak takut bahaya demi membela anaknya, tidak pernah mengharap balasan apapun dari anaknya, tidak kenal waktu saat anaknya sakit tidak kenal rasa sakit saat melahirkan anaknya, rela tidak makan asalkan anaknya bisa makan.

    Tidak peduli seberapa kalipun anaknya menyakiti hatinya, beliau selalu membuka pintu maaf untuk anaknya.

    BalasHapus
  11. nama : Ifah
    twitter : @zhiigo
    domisili : bekasi
    link share : https://twitter.com/zhiigo/status/797355169662894080

    Yes. Setiap ibu adalah holy mother. Bahkan, ketika seorang wanita memutuskan menjadi ibu, saat itulah dia pantas disebut holy mother. Mempunyai anak - sendiri atau adopsi - membutuhkan sebuah keberanian dan pondasi kasih sayang yang kuat. Ketika seorang wanita dipanggil Mama untuk pertama kali nya oleh anaknya, saat itulah seluruh tujuan hidupnya berubah. Her child is her boss. Kebahagiaan anaknya adalah kebahagiaannya. Kesakitan anaknya adalah penderitaannya.

    BalasHapus
  12. Nisa Rahmah | https://twitter.com/niesya_bilqis/status/797394825507053569 | Samarinda | @niesya_bilqis (twitter)

    Saya merasa dejavu sama pertanyaannya: “Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?” Jawaban saya, tentu saja pantas. Dan kenapa saya merasa dejavu, karena saya lagi baca novel yang juga membahas tentang ibu. Saya mau jawab pertanyaan itu dari novel yang saya baca ya. Kenapa nggak pakai jawaban sendiri? Pertama karena kalau pakai alasan pribadi saya, pasti akan sangat panjang karena kata-kata saja tidak bisa menggambarkan betapa mulianya seorang ibu dan betapa pantasnya ia mendapatkan sebutan Holy Mother. Kedua, karena saya mengamini kutipan dari buku yang saya baca ini:

    "Ibu adalah sesuatu yang kau butuhkan, seperti udara, dan air. Bahkan ibu di atas kertas pun lebih baik daripada tidak ada sama sekali, termasuk juga ibu khayalan. Ibu adalah tempat untuk meletakkan hatimu. Mereka adalah tempat beristirahat untuk memulihkan napasmu." [Katherine Rundell]

    BalasHapus
  13. Elsita F. Mokodompit
    https://twitter.com/sitasiska95/status/797410049140211712
    Gorontalo
    @sitasiska95

    Tentu saja pantas, bahkan untuk Ibu yang 'dicap' burukpun karena meninggalkan anaknya di depan pintu asuhan dan tidak mengasuh anaknya sendiri. Kenapa? Karena tidak ada Ibu yang tidak sayang pada anaknya dan tidak mengingikan yang terbaik untuk buah hatinya. Semua Ibu pantas mendapatkan gelar holy mother. Ibu yang meninggalkan anaknya di depan pintu asuhan adalah Ibu yang rela mengorbankan perasaaan dan cinta kasihnya demi kelangsungan hidup yang lebih baik untuk anaknya. Apalagi Ibu yang bersedia mengandung, melahirkan, merawat dan memebsarkan anaknya dengan penuh kasih sayang? satu hal yang selalu saya yakini dengan pasti: "Tidak ada keraguan dalam kasih sayang seorang Ibu dan seluruh hidupmu selalu bisa bergantung pada hal itu."

    BalasHapus
  14. Nama :Nurwahidah

    Twitter:@wawha_cuza

    Domisili:Medan
    Link :
    https:https://twitter.com/wawha_Cuza/status/797431282145771524

    Jawabanku:
    Aku setuju pake banget! Nggak ada yang lebih mulia di dunia ini selain ibu.

    BalasHapus
  15. Nama: insan gumelar ciptaning gusti
    Link share: https://twitter.com/san_fairydevil/status/797434428360302593
    Domisili: surakarta
    Akun: @san_fairydevil

    Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?

    Enggak. Karena ada beberapa ibu yang enggak benar-benar menyayangi anaknya sendiri. Yang pantas mendapat sebutan holy mother menurutku hanyalah ibu (terserah itu ibu kandung ataupun bukan) yang penuh perjuangan, bisa melipahkan kasih sayang, perhatian, perlindungan. Ibu yang akan dalam sekejab berubah menjadi singa betina ketika anak-anaknya dalam bahaya.

    BalasHapus
  16. Nama : Humaira
    Link Share : https://mobile.twitter.com/RaaChoco/status/797447219091738624?p=v
    Domisili : Purwakarta
    Akun Twitter : @RaaChoco


    “Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?”


    Seharusnya iya, tapi jika melihat kondisi sekarang ini dan juga berita-berita yang banyak beredar, sepertinya harus dipikir ulang. Seorang ibu sudah seharusnya dapat gelar Holy Mother, atas semua perjuangan dan pengorbananya meski sebenarnya ibu melakukannya dengan tulus dan tanpa meminta imbalan. Semua ibu, entah itu ibu kandung, ibu tiri, ibu angkat atau ibu asuh sekalipun, selama mencerminkan sifat, sikap dan hati seorang ibu, mereka pantas mendapatkan gelar Holy Mother.

    Nila setitik rusak susu sebelanga, karena segelintir orang dan perbuatannya yang tidak mencerminkan sebagai seorang ibu (membuang anak setelah dilahirkan, menggugurkan kandungan, membunuh saat baru lahir atau ketika dewasa, melakukan kekerasan fisik dan verbal), gelar tersebut rasanya perlu dibetulkan. Seharusnya menjadi "Banyak ibu yang pantas diberi sebutan Holy Mother tapi tidak semua".

    BalasHapus
  17. Nama : Tri
    Link Share : https://mobile.twitter.com/tewtri/status/797548180422262784
    Domisili : Ciamis
    Twitter : @tewtri

    Holy Mother? Tidak. Ketika seorang Ibu memutuskan berhenti menjadi seorang Ibu, berhenti menerima tanggung jawab sebagai calon Ibu saya pikir di situ artinya sebagai seorang Ibu sudah runtuh. Calon Ibu yang membunuh anaknya, Para Ibu yang tega merenggut hak untuk hidup anaknya, saya tidak berpikir bahwa sebutan Ibu masih patut mereka sandang. Kenapa? Karena makna kata 'Ibu' menjadi bukan apa-apa tanpa adanya kata 'anak' entah kandung, entah tiri, entah anak asuh, anak murid, entah anak tetangga. Ibu tidak bisa berdiri sendiri tanpa anak. Sekali lagi ini artinya tidak terbatas sebagai seseorang yang ia lahirkan dari rahimnya sendiri. Yang saya yakini hingga sekarang, Ibu yang sesungguhnya adalah dia yang tidak akan mendahului Tuhan untuk memutus tali rantai Ibu dan anak. Ibu yang sebenarnya adalah Ibu yang sesulit apa pun tetap membagi napasnya dengan buah hatinya. Karena Ibu yang baik adalah dia yang lebih menyayangi anaknya dibanding setan. Ibu yang baik akan mendengar tawa anaknya bukan tawa setan. Holy Mother, letaknya ada di hatinya dan jumlahnya tentu hampir memenuhi dunia ini. Buktinya polulasi umat manusia terus bertambah, itu karena saking banyak Holy Mother.

    BalasHapus
  18. Nama: Latifah
    Link share: https://mobile.twitter.com/Aim_La27/status/797616361136500736?p=v
    Domisili: Tuban
    Akun twitter: @Aim_La27

    Tidak semua. Karena tidak semua ibu melakukan kewajiban keibuannya. Melepas kewajiban bahkan ada pula yang rela membuang dan terang-terangan menggugurkan kandungannya sebelum anaknya bisa melihat dunia. Namun terlepas dari itu semua. Sebenarnya ibu tetaplah ibu. Dan Holy mother tetaplah ada walaupun sekarang tercoreng karena ibu-ibu tidak bertanggung jawab lainnya. Karena selamanya ibu akan selalu menyedikan pundak dan seluruh hidupnya hanya untuk membahagiakan anaknya. Seperti dua magnet yang sengaja di ciptakan berpasangan. Di pisahkan seperti apapun ketika tanpa sengaja takdir mempertemukan naluri kebatinan itu akan tetap ada sekalipun ibu tersebut berusaha membuang jauh anaknya. Akan ada tarikan-tarikan kecil yang akan menyambungkan mereka seperti halnya tarikan sebuah magnet tersebut. So, kesimpulannya tidak semua ibu pantas disebut holy mother tetapi selamanya didunia ini holy mother itu akan tetap ada.

    BalasHapus
  19. nama : dewi marini
    twitter : deverzstyle
    linkshare : https://mobile.twitter.com/deverzstyle/status/797699145788248064?p=v

    gak sih karnaa yg aku liat ada sebagian ibu2 yg nyiksa anaknya gak peduli sma anaknya dan nelantarin anaknya dan mungkin holy mother patut diberikan kpd ibu yg peduli dan merawat anaknya jg yg memperjuangkan dan melindungi anaknya :)

    BalasHapus
  20. Nama : Jawahirul arifah
    Akun twitter : @jawarifah
    Domisili : Kudus
    Link share : https://twitter.com/jawarifah/status/797724796800729088

    Jawaban : secara bahasa sendiri, holy artinya suci dan mother artinya ibu. Jadi, holy mother adalah ibu yang suci. Aku sendiri setuju dengan pernyataan tersebut. Why ? Karena Ibu dalam pandanganku adalah sebuah danau suci dengan air yang terus terusan mengalir tanpa henti untuk anak-anaknya baik anak-anak yang berada didekapannya maupun telah memiliki keluarga sendiri. kecemasan-kecemasan dan perihal tentang kegelisahan membuat ibu selalu ingin mengetahui keadaan anaknya. Sebenarnya tapa ditanya pun, ibu akan tau keadaan anaknya karena ibu memiliki ikatan batin yang kuat kepada anaknya. Setiap ibu itu baik, nggak ada yang jahat. Ibu akan mengayomi anaknya, dimanapun dan kapanpun.

    BalasHapus
  21. Eni Lestari | @dust_pain | Malang

    https://twitter.com/dust_pain/status/797752135752388608

    tentu saja pantas. ketika seorang wanita memutuskan menjadi ibu, mereka layak mendapat sebutan holy mother. karena itulah di agamaku diwajibkan untuk menghormati ibu terlebih dahulu, baru ayah. itulah istimewanya seorang ibu :)

    BalasHapus
  22. Nama : Vena Dwi Masfiyah
    Domisili : Tulungagung, Jatim
    Nama akun : @venadwim
    Link share :
    https://twitter.com/venadwim/status/797980186901815296

    Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?

    Iya itu pasti. Menurutku semua ibu itu pantas mendapat sebutan holy mother karena ibu memang orang yang suci bagaimanapun sifat-sifat buruk yang melekat pada mereka. Perjuangan para ibu saat mengandung patut diacungi jempol, bahkan lebih dari acungan jempol. Lalu saat para ibu merawat anaknya yang masih bayi juga harus diingat selalu karena itu bukan pekerjaan yang mudah. Ibu juga selalu jadi motivator saat yang lain mencoba membuat kita down. Ibu selalu adaa untuk anak-anaknya. Doa ibu juga yang paling mujarab di dunia. Jadi menurutku, sangat pantas kalau sebutan holy mother itu diberikan untuk semua ibu.

    BalasHapus
  23. Nama : Vena Dwi Masfiyah
    Domisili : Tulungagung, Jatim
    Nama akun : @venadwim
    Link share :
    https://twitter.com/venadwim/status/797980186901815296

    Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?

    Iya itu pasti. Menurutku semua ibu itu pantas mendapat sebutan holy mother karena ibu memang orang yang suci bagaimanapun sifat-sifat buruk yang melekat pada mereka. Perjuangan para ibu saat mengandung patut diacungi jempol, bahkan lebih dari acungan jempol. Lalu saat para ibu merawat anaknya yang masih bayi juga harus diingat selalu karena itu bukan pekerjaan yang mudah. Ibu juga selalu jadi motivator saat yang lain mencoba membuat kita down. Ibu selalu adaa untuk anak-anaknya. Doa ibu juga yang paling mujarab di dunia. Jadi menurutku, sangat pantas kalau sebutan holy mother itu diberikan untuk semua ibu.

    BalasHapus
  24. Bintang Maharani
    Palembang, SumSel
    @btgmr
    https://twitter.com/btgmr/status/798071890078089217

    "Setiap ibu" yang dimaksud itu saya merujuk pada ibu yang telah mengandung dan melahirkan. Menurut saya, setiap ibu yang demikian pantas saja disebut holy mother karena menjadi seorang ibu yang sudah berjuang saat mengandung dan melahirkan itu taruhannya nyawa dan jaminannya sudah surga.

    BalasHapus
  25. Nama: Umi M
    Link share:https://twitter.com/umimarfa/status/798100593382305793
    Akun: @umimarfa
    Domisili: Purwokerto
    Jawaban: Tidak menurut saya, jika ibu tersebut tak bisa memberi kasih sayang dan perlindungan thd anaknya, maksud saya dalam artian memberi kekerasan, tidak memberi hak pada anak, menelantarkan apalagi sejak bayi, egois dan nggak memikirkan anaknya shg anak tsb jadi trauma. Seorang ibu memang mulia, tapi bukan ibu yang kejam tentunya :)

    BalasHapus
  26. Nama : Shelly Ferawati
    Link share : https://twitter.com/shelly_fw/status/798176065055125504
    Domisili : Bandung
    Akun Twitter : @shelly_fw
    Jawaban : Menurut saya, setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother. Dengan perjuangan ketika mengandung, melahirkan, merawat, serta membesarkan anak dan lain sebagainya tidaklah mudah. Semua fase tersebut tentunya memiliki tingkat kesulitan masing-masing, tak heran sosok ibu sering dilambangkan sebagai simbol kasih sayang. Meski curahan kasih sayang setiap ibu terwujud dalam bentuk yang berbeda-beda, tetap saja setiap ibu akan melindungi anaknya. Dari naluri menjaga, menyayangi, dan melindungi anak dimiliki oleh sosok ibu. Jadi, saya setuju dengan pernyataan bahwa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother.

    BalasHapus
  27. Fira | @shaff_fath | Yogyakarta | https://twitter.com/shaff_fath/status/798324730314883073
    .
    Setiap anak memang dilahirkan dalam keadaan suci. Bagaimana ibunya? Menurut saya tergantung bagaimana perbuatannya kemudian apakah ia mempunyai sifat-sifat keibuan atau tidak. Tidak memungkiri bahwa jasanya sangat besar, berjuang antara hidup dan mati demi melahirkan sang anak. Namun, apabila kemudian malah menganiaya sang anak dan melakukan hal-hal yang tidak sepantasnya sebagai seorang 'ibu', kiranya ibu tiri/ ibu angkat bisa jadi malah lebih pantas mendapat julukan Holy Mother asal mempunyai dan berusaha untuk punya sifat keibuan yang dicurahkan lewat hal positif. Yap, tergantung si ibu sendiri dan mungkin tidak semuanya bisa menyandang gelar tersebut.

    BalasHapus
  28. NAMA : Agnes Evelyn
    DOMISILI : Bekasi
    TWT : @chminhassi
    IG : @agnesevelyns
    LINK SHARE : https://twitter.com/chminhassi/status/798355831691448320
    JAWABAN :
    Holy berarti suci. Menurutku, seorang ibu sangat pantas disebut debagai Holy Mother. Alasannya? Tentu karena jasa seorang ibu benar-benar tak bisa diduakan. Cintanya, kasih sayangnya, tidak pernah setengah-setengah. Beliau bahkan tidak pernah mengeluh ketika harus mengandung selama 9 bulan. Membawa perut besarnya ke mana-mana selama 9 bulan. Malah dengan bangga dirinya menyatakan pada seluruh dunia kalau ia tengah hamil. Walau ia tahu kalau perjuangannya dalam.mengandung belum lah seberapa. Sang ibu masih harus menahan sakit ketika melahirkan—yang katanya rasa sakit terparah yang dapat dirasakan manusia adalah melahirkan. Beliau bisa menahan itu semua, dan menangis bahagia tatkala apa yang ada dalam perutnya telah menghirup udara dunia. Ia juga masih harus membesarkan anaknya, mengajari anaknya moral, agama, edukasi, dan masih banyak lagi. Rela berkorban melakukan apapun demi kebaikkan dan kebahagiaan anaknya. Tidak ada yang lebih pantas disebut "Holy" selain "Holy Mother"

    BalasHapus
  29. Nama: Fitra Aulianty
    Domisili: Pekanbaru
    Link share: https://twitter.com/fira_yoopies/status/798024795107577856
    Twitter: @fira_yoopies

    Menurutku pantas. Terlepas dari banyaknya ibu-ibu yang membuang anaknya atau menelantarkan mereka, semua ibu pantas disebut Holy Mother. Dari saat dia mengandung 9 bulan itu, bisa saja dia langsung menggugurkannya bila tidak menginginkan kelahiran anaknya, kan? Tapi, pada akhirnya semua ibu, menjaga sebaik mungkin kandungannya hingga masa kelahiran. Masa 9 bulan itu adalah masa yang sulit, dengan pertambahan berat badan dan hilangnya kecantikan masa muda (kata sebagian besar orang, jadi gendut itu ya gak cantik), tapi ibu gak masalah kok banyak makan demi bayinya. Hingga kita beranjak dewasa pun, ibu rela mengorbankan apa saja, termasuk perasaannya sendiri untuk kita anak-anaknya. Jadi menurutku semua ibu itu pantas Holy Mother, seorang wanita yang suci karena terus menjaga, merawat dan menyayangi anaknya dalam keadaan dan situasi apa pun.

    BalasHapus
  30. “Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?”

    Jangan lupa untuk menyertakan
    nama : Lutfi A
    link share : https://twitter.com/lutfixx/status/798414685041262593
    domisili : Kebumen
    dan akun media sosialmu : @lutfixx

    holy mother? well nggak semua orang punya keluarga yang seperti itu. yang penuh kasih sayang, keluarga yang perhatian, atau minimal keluarga yang utuh. dan tidak semua anak memiliki ibu yang seperti itu juga, penyayang, baik, perhatian dll dll.

    nggak. setiap ibu nggak semuanya pantas mendapatkan sebutan holy mother. bagaimana dengan anak yang tumbuh jauh hatinya dari kedua orangtuanya, atau kedua orangtuanya saling benci lalu pisah rumah dan hanya bertemu maksimal satu tahun sekali? dan saudara-saudaranya juga terbengkalai. mungkin untuk ibu yang sungguh-sungguh sayang dengan anak-anaknya seperti dalam buku PLEASE LOOK AFTER MOM, bisa dipanggil holy mom.

    tapi tidak, tidak semua ibu adalah holy mother.

    BalasHapus
  31. Kiki Suarni
    @Kimol12
    Batubara-Sumut
    https://twitter.com/Kimol12/status/798506404193517569

    Every mother is holy mother? Yes, i think so. No matter how bad they are, no matter how good they are...A mother still a mother. Dan jelas sekali di agama bahwa yang namanya ibu adalah sosok yang mulia dan harus dimuliakan. Bahkan surga ada di telapak kaki ibu. Perkara ada ibu yang menelantarkan anaknya, menyiksa atau membunuh, itu adalah urusannya denga Sang Pencipta.
    Tapi yang namanya wanita yang sudah menyandang predikat Ibu buatku adalah Holy Mother.

    Terima kasih.

    BalasHapus
  32. Nama : Fita
    Twitter : @fitania09
    Domisili : Malang
    Link : https://twitter.com/fitania09/status/798730416454651904

    Tidak semua ibu bisa disebut sebagai holy mother, namun yang pasti seorang ibu adalah manusia paling mulia setelah para Nabi. Bahkan dalam agama ketaatan seorang anak kepada orang tua khususnya ibu harus dilakukan pasca dia taat pada Allah & rasulnya. Terlepas bagaiman mereka memperlakukan anaknya, yang pasti seorang anak harus menyayangi & menghormati ibu mereka. Ibu tetaplah seorang manusia yang kadang bisa berbuat salah, tapi pengorbanan & perjuangan beliau saja saat hamil & melahirkan bisa menjadi jihad fi sabilillah & insyaallah ini menjadi penggugur dosa beliau.

    BalasHapus
  33. Nama : Syafira Rofita Riski
    Link Share : https://twitter.com/rofita_syafira/status/798765641360543744
    Domisili : Kediri, Jawa Timur
    Twitter : @rofita_syafira

    Pertanyaan : Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?

    Jawaban :

    Bismillah,
    Holy mother. Holy artinya suci. Menurutku pribadi, semua ibu pantas mendapat julukan Holy Mother. Terlepas dari banyaknya berita tentang ibu yang meninggalkan anaknya, ibu yang menyakiti anaknya, dll. Sebenarnya hanya sebagian kecil ada seorang ibu yang seperti itu menurutku.

    Aku yakin, bahwa setiap ibu yang melahirkan anaknya pasti berjuang dengan keras, menahan sakitnya melahirkan, dan bagaimana sabar dan berhati-hatinya mereka saat melakukan sesuatu diwaktu mengandung anaknya. Menurutku, semua ibu pasti ikhlas pada saat mengandung buah hatinya.

    Jadi, meskipun banyak kabar yang ngak enak didenger tentang ibu, aku yakin didalam lubuk hati ibu tersebut saat ia melakukan sesuatu yang tidak baik pada anaknya pasti juga "Nelangso" , ada yang janggal dan aku juga percaya pada ungkapan "Kasih sayang ibu sepanjang masa".

    Bagiku semua ibu pantas mendapat julukan Holy Mother.

    Sekian :)

    BalasHapus
  34. Nama: Ainhy Edelweiss
    Twitter: @PrinceesAinhy
    Domisili: Makassar
    Link share: https://twitter.com/PrinceesAinhy/status/798809237065347072

    Jawaban:

    Menurutku, nggak semua ibu pantas mendapatkan julukan Holy Mother. Memang sih pada dasarnya semua ibu berjuang untuk melahirkan seorang anak. Tapi, bagaimana dengan seorang ibu yang tega membuang anaknya sendiri? Katakanlah ibu yang tidak bertanggung jawab. Dewasa ini, banyak kejadian di dunia nyata tentang beberapa perempuan yg bahkan tega memperlakukan anaknya secara tidak wajar. Ibu tiri yang tidak memberikan kasih sayang secara adil, atau seorang ibu yang bahkan terlalu egois untuk tidak mendengar hak2 anaknya sendiri. Apakah ibu seperti ini pantas dijuluki Holy Mother? Tentu tidak semua perempuan/seorang ibu pantas mendapat julukan ini. Hanya Ibu sejati yang pantas mendapat julukan ini.
    Thanks :)

    BalasHapus
  35. nama: Aulia
    link share: https://twitter.com/nunaalia/status/798822397478510592
    domisili: Serang
    twitter: @nunaalia

    “Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?”

    Sejatinya setiap ibu pantas mendapatkan sebutan holy mother, karena bisa dibilang ibu adalah penjelmaan malaikat di bumi.

    Namun terkadang tidak semua perempuan bersikap seperti malaikat, kadang ada saja ibu yg tega berbuat keji pada anaknya. Semua itu karena perempuan juga manusia yg selalu tidak luput dari kesalahan dan dosa. Semua kembali pada manusia itu sendiri.

    BalasHapus
  36. Nama : seffi soffi
    Twitter : @seffiii
    Domisili : Bandung
    Linkshare : https://twitter.com/seffiii/status/798827506346246144


    Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?”

    Jawaban : buat saya, seorang ibu pantas dijuluki Holy Mother. Karena mereka emang sosok malaikat tanpa sayap yang berada di bumi. Tempat sandaran buat anak2 nya dikala gundah dan lelah, dan orang yang selalu melakukan yg terbaik buat anaknya..


    BalasHapus
  37. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  38. Nama: Desi Tri Rahmawati
    Twitter: @zahradessy
    Domisili: Sidoarjo, Jawa Timur
    Link share: https://twitter.com/zahradessy/status/798962193127469056

    Jawaban:
    Menurutku seorang ibu memang pantas mendapat julukan Holy Mother. Karena apa? Karena kasih sayang seorang ibu itu sangat tulus dan sangat besar. Kasih sayang ibu itu nggak ada duanya di dunia ini. Kasih sayang seorang ibu itu sepanjang masa. Seorang ibu rela mengorbankan dirinya bahkan nyawanya demi anaknya. Seorang ibu rela berkorban apapun demi kebahagiaan anaknya. Seorang ibu rela menangis darah demi anaknya. Itulah seorang ibu.

    BalasHapus
  39. nama : afifah khoiriyah
    link share : https://twitter.com/Afifah_1412/status/799122521555496960
    Domisili : Yogyakarta
    akun twitter : @Afifah_1412

    Ibu posisinya kayak malaikat yg diutus Tuhan untuk menjaga,membimbing,menyayangi dan mengasihi kita. Dia sangat rela berkorban mempertaruhkan nyawa demi kita. Dia tak kan memaksa dan menuntut balasan. Dia akan mendukung kebahagiaan anaknya bukan memaksakan kehendak utuk kbhagiaanya sendiri. Ibu akan meminta maaf apabila melakukan kesalahan. Dia mengajari dan mendidik apa ya kita tak tahu.dan seperti kata orang kemarahannya adalah kasih sayangnya. Ibu yg baik jika diingatkan dia akan berterimakasih...dia adalah sumber kekuatan keluarga ya sesungguhnya #loveyoumom

    BalasHapus
  40. Nama: Ana Indriyani
    Akun twitter: @Anaindriyani
    Domisili : Yogyakarta
    Link: https://twitter.com/Anaindriyani/status/799137388052131840

    Jawaban:
    Bagi setiap anak, sudah pasti Ibu itu adalah sosok yang begitu luarbiasa. jika kita nggak bisa melihat sosok Tuhan di dunia, lihatlah ibu dan kita tidak akan bisa mengabaikan kekuasaan Tuhan melalui ibu kita. begitulah cara pandangku terhadap Ibu. Oleh karenanya Ibu tentu saja pantas mendapat julukam Holy Mother dari anak-anaknya. bagaimanapun keadaan ibu kita, kekurangannya di mata orang lain tetap saja dia adalah sosok yang akan menjadikan kita nomor satu bagi kehidupannya. bersyukurlah saya nantinya juga akan menjadi sosok ibu.

    BalasHapus
  41. Nama: deva muhammad yasin
    twitter: @devayasinyahya
    domisili: Surabaya
    Link share: https://twitter.com/devayasinyahya/status/799166363910610945

    answer:
    Ya, semua ibu pantas disebut Holy Mother.
    Terlepas dari cara ibu membesarkan dan merawat anak selama ia hidup, seorang ibu tetaplah ibu, ditelapak kakinya adalah surga sang anak. dengan melahirkan putra putri nya kedunia, hal itu cukup menjadikan setiap ibu layak dipanggil Holy Mother.
    perjuangan dalam melahirkan anak tidaklah mudah, nyawa adalah taruhannya. dengan mengizinkan anak lahir kedunia bukankah ia layak dipanggil Holy mother?.
    i miss u mom, i really miss you, even though you're no longer on my side.
    thanks for everything mom, thanks
    #iloveyoumom

    BalasHapus
  42. Nama: Haula Taqya
    Twitter: @Taqya1999
    Domisili: Metro, Lampung
    Link share: https://twitter.com/Taqya1999/status/799186593487548416

    “Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?”

    Jawaban:
    Tentu saja. Semua bahkan dimulai sejak ayah dan ibu menikah. Mereka sudah mengharapkan kehadiran kita. Kemudian saat tahu bahwa beliau mengandung, beliau sangat senang dan berharap kita hadir di dunia ini dengan selamat. Beliau berharap 'kita hadir di dunia dengan selamat', sedangkan dirinya bisa saja meninggal saat melahirkan kita.

    Selanjutnya saat kita sudah dilahirkan sebagai bayi mungil yang selalu berbuat seenaknya. Menangis di malam hari, buang air sembarangan, dan hal lain yang sering membuat ibu kita tidak bisa tidur di malam hari.

    Kemudian saat kita menjadi anak kecil. Ibu mengajari banyak hal kepada kita, merangkak, berjalan, dan hal-hal lain. Saat kita sekolah pertama kali, ibu menemani kita yang cengeng karena tidak ingin ditinggal.

    Semakin besar, kita yang selalu ingin meninggalkan rumah karena selalu ingin 'jalan' dengan teman-teman, tapi ibu tetap mengingatkan 'jangan lupa makan, 'hati-hati', dan berbagai kalimat yang membuat kita bosan dan kesal.

    Begitu sabarnya seorang ibu mengahadapi anaknya. Memang benar'Kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah.'
    Belum terlambat untuk memperbaiki perilaku kepada ibu, karena ibu akan selalu mengerti anaknya.

    Inilah kenapa semua ibu pantas mendapat sebutan'Holy Mother'

    BalasHapus
  43. Nama: Amelia Shinta
    Twitter: @amlshnt
    Domisili: Bekasi, Indonesia
    Link share: https://twitter.com/amlshnt/status/799219673359216640?

    Setiap ibu pantas menyandang gelar sebagai Holy Mother. Mereka mengorbankan hidup mereka saat mengandung dan melahirkan. Mereka merawat, menyayangi, melindungi serta mengajari kami kebajikan hingga kami tumbuh besar menjadi orang yang berakhlaq seperti kami yang sekarang. Mereka bersedia menanggung segala beban, rasa sakit, keringat darah serta air mata asal anak-anaknya bisa hidup dengan bahagia dan tak menderita. Setiap ibu merupakan malaikat yang mengorbankan sayapnya agar kami bisa terbang. Seorang penyelamat di saat tersesat dan cahaya yang menerangi setiap langkah saat kami hilang arah.

    BalasHapus
  44. Nama; Rizky Tria Octasiana
    Link share; https://mobile.twitter.com/Octannow_/status/799241904823013377?p=v
    Domisili; Brebes, Jawa Tengah
    twitter; @Octannow_ “Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?”

    Gini kalo pendapatku, memang seorang wanita yang tak pernah lelah tuk menjaga dan merawat anaknya, tak pernah berpikir untuk dirinya sendiri, yang beranggapan kalo anaknya adalah mutiara hatinya yang paling berharga dari apapun (dalam hal ini seorang Ibu), ya pantas saja dapat gelar Holy Mother. Karena dari ibu-lah kehidupan anak berawal. Sejak Ibu mengandung selama sembilan bulan, kemudian ia mempertaruhkan nyawanya ketika melahirkan dan harus kembali mempertaruhkan nyawanya ketika membesarkan dan mengutamakan kebaikan untuk kehidupan anaknya.
    Jadi, semisal ada seorang ibu yang membuang bayinya (krn hubungan yg gak sah) ya itu ttp saja dianggap Holy Mother. Lah nyatanya masih mau mengandung & melahirkan kok. Kejam? Mungkin krn depresi hingga menuruti kata syetan, bisa saja.
    Contoh lain, menganiaya anaknya sendiri. Ya itu bisa sja krna pengaruh masalahnya sendiri lalu menjadikan anak sbg pelampiasan. Beda lagi soal yang menggugurkan janinnya, ini biasanya dilakukan sama perempuan yg belum siap jadi ibu. Karna perilaku awalnya sudah pasti gak baik(hamil diluar nikah), maka yang ini tidak pantas disebut Holy Mother (kan, ini masi calon mother).
    Pernah dengar perumpamaan bahwa surganya seorang anak itu ada dibawah telapak kaki ibu? Ya mungkin krn itulah pada dasarnya, banyak ibu yg disebut Holy Mother. Sdh bukan rahasia lagi betapa besar kasih sayang seorang Ibu, kasih yg tulus, hati yang lembut & sayang yg tiada akhir untuk anaknya. Satu-satunya sosok wanita yang mungkin rela memberikan apa saja untuk anaknya. ☺

    BalasHapus
  45. Nama: Aya Murning
    Twitter: @murniaya
    Kota: Palembang
    Link share: https://twitter.com/murniaya/status/799494926883049473

    Sorry to say, but my answer is "no".

    Menurutku, TIDAK SETIAP IBU pantas disebut Holy Mother. Kebanyakan ibu mungkin cocok dengan sebutan itu, yaitu para ibu yang benar-benar menjalankan tugasnya sebagai ibu yang merawat, menjaga, dan mendidik anak-anaknya dalam segala batas kewajaran. Tapi kita juga tidak bisa pungkiri bahwa di luar sana ada banyak iblis berwujud manusia yang tega berbuat keji pada anaknya sendiri dan tetap berdiri di balik tameng "aku ini ibunya".

    Ada berapa banyak wanita yang tak ragu menggugurkan kandungannya hanya karena tidak siap dan lari dari tanggungjawab atas perbuatannya? Ada berapa banyak wanita yang membuang anaknya sendiri yang baru lahir dan masih menjuntai tali pusarnya, lalu di masukkan dalam kardus dan di buang ke bak sampah atau dihanyutkan ke sungai tanpa peduli anak itu akan tetap hidup atau mati kedinginan? Ada berapa banyak wanita di luar sana yang melakukan kekerasan pada anak secara berlebihan hingga tubuhnya lebam, kulit mengelupas karena disiram air panas, bahkan melepuh karena sengaja disetrika? Ada berapa banyak ibu yang tega mengeksploitasi anaknya sendiri seperti disuruh mengamen di jalanan sementara si ibu hanya ongkang-ongkang kaki di rumah, bahkan ada pula yang tega menjual kehormatan anaknya sendiri dan mempekerjakan mereka sebagai pelacur, lalu keuntungannya ia makan sepuasnya tanpa memedulikan kesehatan jiwa si anak? Apakah itu masih pantas disebut Holy Mother?

    Entah ada berapa banyak kasus menyedihkan lainnya yang dilakukan oleh para wanita ber-titel "ibu" di luar sana. Kesucian titel "ibu" telah ia kotori dengan perbuatan kejinya yang melewati batas. Ya, setiap manusia memang tidak ada yang sempurna, setiap manusia pasti pernah berbuat salah dan khilaf. Maka dari itu, tidak semua ibu pantas disebut Holy Mother karena tidak semua ibu memiliki hati nurani sebagai seorang ibu yang sesungguhnya.

    BalasHapus
  46. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  47. Nama: Ana Bahtera
    Link: https://twitter.com/anabahtera/status/799570425877528576
    Domisili: Aceh
    Twitter: @anabahtera
    Jawaban:
    “Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?
    Tidak semua, Ibu yang disebut Holy Mother adalah sosok Ibu yang benar-benar menyayangi dan memahami anaknya, bersyukur akan bagaimanapun kondisi anaknya dan selalu berjuang demi kebahagaian mereka. Bukan seperti ibu yang tega membuang bayi-bayi mereka dan menganggap tidak memiliki ikatan batin terhadap anaknya.

    BalasHapus
  48. Nama: Rinita
    Link share: https://mobile.twitter.com/RinitAvyy/status/799495424461705216?p=v
    Domisili: kediri
    Akun twitter: @RinitAvyy

    Sangat pantas sekali seorang ibu di sebut Holy Mother. Karena, berkat dari ibu yg telah mengandungmu selama lebih dari 9 bulan, menyusuimu sampai usiamu ±3th, dan menjagamu tiap malam ketika sakit, bahkan rela tidak makan sampai kamu yg terlebih dahulu makan dan kenyang. Ibu itu bagaikan permata suci yang harus di jaga hatinya. Masihkan ragu untuk menyebutnya "Holy Mother" (Ibu yang suci)?

    BalasHapus
  49. Nama: Rizki Fitriani
    link share: https://twitter.com/Kikii_Rye/status/799810974735708160
    domisili: Sidoarjo, Surabaya
    twitter: @Kikii_Ryeo
    jawaban:

    Jawaban yg aku beri mungkin mengecewakan ya, karena jawabanku adalah 'Tidak'.
    kenapa? karena gak setiap ibu pantas mendapat julukan Holy Mother.
    sebagian banyak ibu diluaran sana memang pantas mendpaat julukan tsb, tp sebagian dari mereka tidak pantas.
    Wlaupun tidak terlalu besar namun banyak ibu diluaran sana yg menyakiti, menyiksa, bahkan menelantarkan anak. aplg utk yg aborsi. mungkin mereka memiliki alasan masing2 utk hal itu.. tp walaupun begitu anak adlah salah satu bagian dari tubuh, pernah menjadi satu dg kita hingga rela mengandung dan melahirkan. tp knapa ketika lahir mereka malah menyiksa? meninggalkan anak mereka? hingga mengatai jika anak yg mereka lahirkan cacat? bukankah anak anugerah tuhan? mungkin bg sebagian orang hal itu wajar dan lumrah tp tidak bagiku..

    ibu melakukan segala-galanya demi anaknya. quote yg sngat benar keberadaannya. tp knpa masih ada seorang ibu yg bahkan tega membunuh anaknya sendiri?

    BalasHapus
  50. Vadia Rahman Salsabila
    @vadiamendes89
    Sukabumi
    https://twitter.com/Vadiamendes98/status/799888050251649024

    “Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?"

    Aku bisa bilang iya, dan sangat yakin setiap ibu pantas disebut Holy Mother.

    karena seorang ibu itu mulia, dia 3x lebih mulia dari seorang Ayah, karena apa? Dia mengorbankan dirinya dari sejak seorang anak dalam kandungan, setelahnya dia rela menangguhkan nyawanya untuk melahirkan seorang anak. Lalu, dia menyusuinya sampai usia yang benar-benar dirasa cukup, lalu membesarkan anaknya dengan sepenuh hati, mengajarkan anaknya tentang bagaimana dia hidup, meunjukkan jalan kehidupan yang benar. Kasih Ibu dimulai sejak seorang anak ada dalam kandungan sampai tiada ada batasnya.

    Lalu bagimana dengan seorang Ibu yang rela mengorbankan anaknya sendiri untuk duniawinya, atau bahkan membunuh dan memperlakukan anaknya dengan sangat sangat buruk?

    Dia tetaplah mulia, di hadapan seorang anak, dia tetaplah mulia dan harus tetap dimuliakan. Seorang Ibu punya berbagai alasan untuk mengorbankan anaknya atau memperlakukan anaknya dengan buruk, dimulai dari keterpaksaan dan memang sudah diniatkan. Tapi tetaplah, kewajiban seorang anak adalah memuliakan orang tuanya terutama Ibunya. Dan yang membunuh anaknya, juga tetaplah dia mulia di hadapan anaknya, dia telah memberi seorang anak itu kehidupan setidaknya sekejap sebelum dia bersama Tuhannya, dia juga setidaknya pernah mempertaruhkan nyawanya hanya untuk melahirkan sang anak.

    Jadi Ibu-ibu seperti mereka, tetaplah mulia, setidaknya di hadapan para anak-anaknya.

    Dan aku sebagai seorang anak, paham betul kenapa setiap ibu itu mulia dan suci, karena seburuk apa pun seorang Ibu, dia pasti pernah berkorban dan Tuhan memberi kita kehidupan lewat dirinya.


    BalasHapus
  51. nama: Leny
    link share: https://mobile.twitter.com/Lynlainy17/status/799764596542181376
    domisili: Rantau, Kalimantan Selatan
    akun twitter: @Lynlainy17

    “Menurutmu, apa setiap ibu pantas untuk mendapat sebutan holy mother?”

    Menurutku sangatlah pantas, karena menjadi seorang ibu tidaklah mudah. Seorang ibu rela melakukan apapun bahkan mengorbankan harta serta nyawa demi kebahagiaan anaknya. Kasih ibu sepanjang masa untuk anaknya. Tak ada cinta yang dapat menandingi cinta ibu kepada anaknya sampai kapanpun.

    BalasHapus
  52. Rini Cipta Rahayu
    Lihat Tweet @RiniCipta: https://twitter.com/RiniCipta/status/800013493588152321
    Karangasem, Bali
    @rinicipta

    Sangat setuju, dalam suatu buku aku menemukan kalimat bahwa kabahagiaan sebuah keluarga ditentukan ileh kebiahagiaan wanita (ibu). Ibu adalah manusia yang hebat, meski sangat emosional tapi ia bisa menjadi sangat bijak. Ibu sangat tulus, memberi tanpa membalaskan apapun. Perjuangannya mengandung, melahirkan dan membesarkan anak tidak bisa dinilai dengan apapun. Salut banget dengan para single mom, yang kuat dan tabah dalam menjalani hidup dan memberikan yang terbaik untuk anaknya

    BalasHapus

 
La Distances Blog Design by Ipietoon