Novel Teenlit Favoritnya Putri Pramaa | Selasa Bercerita





Halooo!
Minggu ini kita akan membahas tentang novel teenlit favoritnya Putri Pramaa. Nggak penting sih sebenarnya kalau mau bahas kesukaannya Putri Pramaa xD Tapi, okelah di sini aku akan berbagi cerita tentang teenlit—bacaan yang seharusnya kubaca sekarang. :p

Baca juga di Peek The Book | Baca juga di Ketimpuk Buku
Sebenarnya, aku hampir nggak pernah baca teenlit akhir-akhir ini meskipun faktanya aku masihlah seorang remaja. Jika dipikir-pikir, aku selalu membaca novel yang satu tingkat di atasku. Jadi, aku menggolongkannya seperti ini:
KIDS > TEEN > YOUNG ADULT > NEW ADULT > ADULT
Sekarang ini aku lebih sering membaca buku bergenre young adult. Jadi, agak sulit bagiku untuk memilih teenlit yang aku sukai sekarang ini. Aku harus mengingat lagi novel-novel yang kubaca saat masih SMP. Okelah setelah mengingat-ingat, ketemulah daftar teenlit favoritku (diurutkan secara acak). Ini dia...
  1. The Friendzone by Anjani Fitriana


Dibacanya pas masih SMP dan aku sangat menyukai sudut pandang dari novel ini. Menceritakan seorang cewek yang naksir sahabatnya sendiri—yang sangat playboy. Meskipun playboy, diam-diam, si Reynald ini love-able loooh. Sayangnya, sekarang ini novel ini telah kehilangan pembatas bukunya—yang gambarnya Reynald. 
Tagline-nya pun nyebelin banget, pemirsaaa: "Telanjur Cinta Banget Sama Kamu".  
  1. Perfect Scenario by Kezia Evi Wiadji


Novel yang kubaca sewaktu SMA, saat aku meliburkan diri di rumah. :p Novel ini berkisah tentang skenario dua anak manusia yang nggak pengin orang tuanya menikah. Dengan tokoh cowok usil bernama Farel (kalau nggak salah namanya itu) novel ini bikin aku mesem-mesem nggak jelas karena apa yang terjadi pada mereka.
  1. Hold My Hand, Don’t Look Back by Ida R. Yulia


Penulis ini sering banget bikin teenlit yang menggetarkan hati. Begitu juga dengan novel ini. Novel ini mengisahkan tentang keluarga yang ‘baru’, dimana sang anak tidak menerima kehadiran si ayah baru dan saudara baru dalam kehidupannya. Padahal, ibunya begitu ikhlas menerima dan si ibu ternyata sakit.
Miss Ida—begitu saya memanggilnya—memang jago banget bikin tokoh remaja cowok yang peluk-able. Bikin hati terenyuh setiap baca kisahnya. Di novel ini aku suka banget sama interaksi bocah ini sama saudara barunya dan ibunya. Suka banget deh sama teenlit ini.
Nah, itu tadi daftar novel teenlit yang aku sukai dan semoga kalian mau mencicipi novel-novel di atas juga karena ya... aku suka aja kalau ada orang baca buku yang sama denganku. Hahaha. Oke-oke, sekian Selasa Bercerita minggu ini yang kupost beruntun dengan Selasa Bercerita minggu sebelum-sebelumnya di hari bersejarah Indonesia ini!
Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-71!
Sampai jumpa di Selasa Bercerita berikutnya! MERDEKA!!!


XO,
PutriPramaa

0 komentar:

Posting Komentar

 
La Distances Blog Design by Ipietoon