Stand By Me by Indah Hanaco | Book Review

 

Judul : Stand By Me
Penulis : Indah Hanaco
Penerbit : Elexmedia Komputindo
Tahun Terbit : 2014
ISBN : 9786020245768
Jumlah Hlm : 330 hlm
*
Anugerah yang luar biasa bagi Mya, ketika ia mempunyai abang yang sangat menyayanginya. Tidak hanya itu Chris, Joe dan Ralph, sahabat-sahabat abangnya juga sangat memanjakannya layaknya seorang putri. Sayangnya rasa sayang mereka diartikan lebih oleh Mya.
Mya bertekad menunjukkan kalau dirinya bukan lagi anak kecil, dan dia layak dicintai layaknya seorang perempuan dewasa. Sayangnya Chris menyepelekan perasaannya dan malah jadian dengan perempuan lain. Mya patah hati, tapi itu membuatnya bersumpah, suatu saat nanti, dia akan menikah dengan salah satu sahabat abangnya.Editor's NoteKisah romance yang sangat indah. Jalan cerita yang membuat pembaca terbuai dengan kisah manis seorang gadis keras kepala seperti Mya. Membaca novel ini membuat orang memiliki harapan, cinta yang tulus akan selalu menjaga dan memelihara rasa yang dimilikinya.
*

“Dan nggak semua orang berani membuat pengakuan.”
Mya adalah salah satu remaja yang beruntung. Meskipun ia tidak memiliki ayah, dia sangat disayangi oleh ibu, kakak dan ketiga sahabat kakaknya—Chris, Joe, dan Ralph. Setiap dari mereka benar-benar memanjakan Mya walau ia sangat cerewet dan keras kepala.
Pada ulang tahunnya yang keenambelas, Mya menyadari bahwa rasa sayangnya pada salah satu sahabat kakaknya lebih dari kasih sayang antara kakak dan adik. Dia menyukai Chris—sahabat kakaknya yang begitu baik hati menurutku. Sayangnya, ketika Mya menyatakan perasaannya, Chris justru menganggapnya sebagai candaan saja, bahkan menertawainya. Mya bertekad mempertahankan perasaannya walaupun Chris membawa pacarnya ke hadapannya dan sahabat-sahabat Chris.
Di antara ketiga sahabat Nicolas—kakaknya—Ralphlah yang paling tidak dekat dengan Mya. Meskipun begitu, saat Mya patah hati karena Chris membawa pacarnya, Ralph-lah yang berusaha menghibur Mya. Dialah yang paling mengerti bahwa perasaan Mya pada Chris adalah perasaan seorang perempuan pada seorang laki-laki, bukan adik pada kakak. Ralph dan Mya kian sering berbagi rahasia dan menjadi dekat.
Seiring dengan berjalannya waktu, Mya merasa lebih baik lagi. Meskipun akhirnya Chris melangsungkan pernikahannya, Mya tak lagi sangat bersedih. Dia berhasil menyembuhkan hatinya dari sakit hati. Namun, Ralph masih khawatir dengan Mya dan Ralph tetap siap sedia menjadi pendengarnya dan penguatnya. Hingga suatu hari, Ralph harus pergi ke Darwin untuk mengurusi bisnis keluarganya selama satu tahun.
Sepanjang satu tahun tanpa Ralph, Mya menolak pria yang mendekatinya. Ada sesuatu yang membuat Mya enggan untuk menerima kehadiran pria-pria di kehidupannya. Ada perasaan yang diam-diam membuatnya terpatri pada satu nama di hatinya. Setelah itu, ada berita mengejutkan, ternyata Chris memutuskan untuk berpisah dengan istrinya dan Chris telah berubah menjadi sosok pria yang berbeda. Akankah Mya mendekati Chris kembali? Lantas, bagaimana hubungan Mya dengan Ralph setelah Ralph kembali ke Indonesia?
“Perasaan itu punya Mya, kamu nggak bisa memengaruhi seseorang untuk nggak jatuh cinta. Aku udah berusaha membuat dia ngerti. Masalah hati kan nggak bisa dipaksa.”
Sejauh ini, Stand By Me adalah novel karya Indah Hanaco yang paling saya sukai. Saya sungguh menyukai interaksi antara Mya dan Ralph. Manis dan begitu menyenangkan untuk membacanya. Ralph yang begitu pengertian terhadap Mya yang bawel nan keras kepala menjadi perpaduan yang menarik. Saya sungguh-sungguh jatuh cinta dengan Bang Domu.
Stand By Me adalah novel young-adult tentang hal yang sesungguhnya sederhana. Perpaduan antara persahabatan dan romansa. Persahabatan antara Mya dan Ralph, Nicolas dan teman-temannya, serta Mya dan teman-temannya. Kedekatan yang penulis bangun dalam persahabatan itu benar-benar terasa dan sebagai pembaca, terkadang aku iri dengan persahabatan mereka. Lalu, romansa yang ada pada Stand By Me juga sungguh menarik. Cinta beda usia antara cewek 16 tahun dengan cowok 26 tahun. Karakternya begitu masuk akal, Mya yang masih keras kepala dan sedikit kekanakan serta Ralph yang begitu dewasa.
Gaya bahasa Indah Hanaco seperti biasanya, padat dan berisi. Peletakkan bagian narasi dan dialognya begitu pas, semuanya berkontribusi terhadap cerita dengan baik tanpa ada bagian dari dialog ataupun narasi yang sia-sia.
Satu hal yang perlu diperbaiki dari novel ini adalah kesalahan ketik (typo) pada novel ini. Meskipun bagi sebagian orang tidak terlalu bermasalah dengan kesalahan ketik pada suatu karya khususnya novel pada bahasan ini, tidak adanya kesalahan ketik tentu menjadi nilai plus suatu novel.
Latar tempatnya di Pematang Siantar. Sayangnya, saya kurang merasakan rasa Pematang Siantar pada novel ini. Bahkan, jika saya mengabaikan keterangan bahwa novel ini bersetting Pematang Siantar, tentu saya sudah mengira bahwa kisah Mya dan Domu dkk ini bersetting Jakarta.
Saya sangat suka dengan ending-nya. Tapi saya kurang suka dengan sebutan-sebutan semacam sweetling maupun sejenisnya. Mungkin karena saya bukanlah orang yang suka akan gombalan, ya? xD
Overall, Stand By Me adalah bacaan yang menarik bagi kalian yang mencari bacaan ringan yang bisa dihabiskan dalam sekali duduk. Sebenarnya, saya berharap akan ada kisah tersendiri untuk Nicolas, Joe, dan Chris. Rasanya menarik membaca kisah-kisah mereka bersama persahabatan mereka. Good job, Kak Indah Hanaco! ^_^
3.5 bintang untuk Stand By Me!


XO,

PutriPramaa

2 komentar:

  1. Mbak Indah Hanaco salah satu novelis yang produktif ya. Sepertinya yang ini menarik untuk dijadikan salah satu koleksi di rak buku. ^^

    BalasHapus

 
La Distances Blog Design by Ipietoon