The Strange Case of Dr Jekyll & Mr Hyde by Robert Louis Stevenson| Book Review



 Judul : The Strange Case of Dr Jekyll & Mr Hyde
Penulis : Robert Louis Stevenson
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2011
ISBN : 9789792271256
Jumlah Hlm : 128 hlm
*

Dalam usaha mencari jati dirinya, Dr. Henry Jekyll yang cemerlang justru menemukan monster. Dia berhasil memisahkan sisi baik dan sisi buruk dirinya, namun ketika sisi buruk itu mulai menguasainya, Dr. Jekyll menyadari bahwa dia tak mungkin terus menjalani kehidupan gandanya.
Kisah klasik yang mendebarkan ini merupakan kajian tentang dualitas sifat manusia, dan melalui karyanya ini Robert Louis Stevenson kian memantapkan reputasinya sebagai pengarang.

*

Cerita ini sangat populer. Siapa sih yang tidak kenal Hyde dan Jekyll? Bermula dari ketenarannya itu, saya tidak ragu membawa pulang buku ini saat menemukannya di antara tumpukan obral Pesta Buku Gramedia di Probolinggo saat itu. Saya tidak akan membuat ringkasan ceritanya secara gamblang karena, well, ceritanya sangat populer dan pasti sudah banyak yang menggembar-gemborkan ceritanya, selain itu buku ini sangat tipis.
Di awal buku, saya bingung. Saya pikir saya akan langsung dikenalkan pada Mr. Hyde atau Dr. Jekyll, ternyata saya dikenalkan pada Mr. Utterson. Siapa lagi ini? pikir saya. Mr. Utterson adalah pengacara yang memiliki banyak teman dan salah satu sahabat sekaligus kliennya adalah Dr. Jekyll. Saat jalan-jalan dengan sepupunya Mr. Enfield, dia bertemu dengan Mr. Hyde yang sangat kejam pada seorang gadis padahal dialah yang salah. Dari situlah Mr. Utterson mulai berhubungan dengan Mr. Hyde yang bengis ini.
Kemudian berlanjut kepada surat wasiat Dr. Jekyll yang ternyata ditujukan kepada seseorang bernama Mr. Hyde. Hal ini tentu saja sangat mengherankan, terlebih Dr.Jekyll merupakan seseorang yang sangat baik hati sedangkan Mr. Hyde adalah seseorang yang kejam. Benar-benar berkebalikan. Akhirnya, dicaritahulah siapa sebenarnya Mr. Hyde ini dan ada hubungan apa dengan Dr. Jekyll.
Yeah, kalian akan tahu sendiri intinya akan berakhir seperti apa dan siapakah Mr. Hyde ini dan hubungannya dengan Dr. Jekyll.
Oke, buku klasik memiliki gaya bahasa sendiri. Ada kesan elegan dalam setiap penggunaan katanya dan kesan suspense yang coba dihadirkan penulis benar-benar berbeda daripada suspense-suspense abad 21. Pokoknya berbeda sekali! Sayangnya, saat membaca novel ini, saya tak henti-hentinya membandingkan tulisan Robert Louis Stevenson (saya harus memanggilnya apa?) dengan tulisan penulis klasik lainnya. Saya merasa tulisan Robert terlalu bertele-tele. Saat membacanya saya seringkali ngos-ngosan karena paragrafnya yang panjang-panjang, melelahkan. Mungkin saya yang belum terlalu terbiasa dengan gaya menulis era ini, ya?
Dari kisah Hyde-Jekyll, saya menyadari bahwa manusia mungkin memiliki dua sifat yang saling berkebalikan, hanya beda intensitas saja. Ada yang memiliki Hyde yang lebih dominan, ada yang memiliki sisi Jekyll yang lebih dominan pula. Menurutku hidup dengan satu sisi—Hyde atau Jekyll—saja sungguh membosankan. Maafkan saya mengatakan ini. Kodratnya, manusia—setidaknya—memiliki ide untuk melakukan hal serupa Hyde. Begitu pula sebaliknya, oleh karena itu, perlu usaha untuk menyeimbangkan kedua sisi ini.

"... sesungguhnya manusia bukanlah satu, melainkan dua; dan aku berani bertaruh bahwa manusia pada akhirnya akan dikenal sebagai para penduduk bumi yang beraneka ragam, tidak konsisten dan merdeka."


3 bintang untuk The Strange Case od Dr Jekyll and Mr Hyde! ^_^

XO,
PutriPramaa

0 komentar:

Posting Komentar

 
La Distances Blog Design by Ipietoon