Dikatakan atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta by Tere Liye | Book Review



 Judul : Dikatakan atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2014
ISBN : 9786020307183
Jumlah Hlm : 72 hlm
*

Kumpulan 24 sajak dengan ilustrasi terbaik dari Tere Liye.
Sajak tentang memiliki, pun tentang melepaskan.
Sajak tentang pertemuan, pun tentang perpisahan.
Sajak tentang kebahagiaan, juga tentang kesedihan.
Tambahkan pula sajak bergurau, bercanda dengan perasaan.

Para pencinta adalah pujangga terbaik yang pernah ada.
Dan kasih sayang pun adalah sumber inspirasi paling deras yang pernah ada.

Hadiahkan sajak-sajak ini untuk orang-orang yang paling kita sayangi.
Agar mereka paham tentang perasaan,
Karena sungguh:

“Dikatakan atau tidak dikatakan, itu tetap cinta.”

*
Saya sungguh menyukai sajak-sajak Tere Liye di buku ini. Eksplisit dan tidak terlalu membuat berpikir apa makna sesungguhnya (karena biasanya, suatu sajak membuat kita berpikir apa sih yang hendak disampaikannya). Kadang, sajak membuatku kita terlalu berpikir keras tanpa menghasilkan apa pun. Meskipun saya tergolong orang yang menyukai sajak yang menyelipkan kata-kata yang kurang familiar, saya suka dengan buku ini. Saya suka dengan pilihan-pilihan kata yang justru eksplisit di sini, bukan perkara saya malas mikir, tetapi ini perkara menikmati sebuah karya. Hehehe.
Selain sajak yang menurut saya kekinian sekali, ilustrasi yang diselipkan pada lembar demi lembarnya membuat saya terpesona. Keren banget deh!
Nah, berikut ini cuplikan-cuplikan yang saya suka dari buku ini:

"Aduhai, hidup ini memang kadang menyebalkan sekali.
Ada begtu banyak tempat, tapi kita masih di situ-situ saja.
Ada begitu banyak pilihan kendaraan, tetapi tidak segera naik.
Masih saja di sana. Menatap kosong kesibukan sekitar." - Sajak Jangan Habiskan, Tere Liye.



"Bersabar dan diam lebih baik.
Jika memang jodoh akan terbuka sendiri jalan terbaiknya.
Jika tidak, akan diganti dengan orang yang lebih baik." - Sajak "Kalaupun Tidak", Tere Liye.



"Aku membencimu seperti aku membenci bayanganku." - Benci, Tere Liye.



"Kenapa kita sakit hati?
Agar orang-orang paham dia adalah manusia" - Angin, Hujan, Dan Sakit Hati, Tere Liye



XOXO,
PutriPramaa

1 komentar:

  1. penyuka sajak, yes i am.

    semoga ada rezeki, jadi bisa menjadikan buku ini kedalam koleksi pribadiku.
    aamiin

    BalasHapus

 
La Distances Blog Design by Ipietoon