The Dead Returns by Akiyoshi Rikako | Book Review



Judul : The Dead Returns
Pengarang : Akiyoshi Rikako
Penerjemah : Andry Setiawan
Penerbit : Haru
ISBN : 9786027742574
Edisi : September 2015
Jumlah Hlm : 252 hlm
*
Suatu malam, aku didorong jatuh dari tebing.
Untungnya aku selamat.

Namun, saat aku membuka mataku dan menatap cermin,
aku tidak lagi memandang diriku yang biasa-biasa saja.
Tubuhku berganti dengan sosok pemuda tampan yang tadinya hendak menolongku.

Dengan tubuh baruku, aku bertekad mencari pembunuhku.

Tersangkanya, teman sekelas.
Total 35 orang.
Salah satunya adalah pembunuhku
*

Koyama Nobuo terjatuh dari tebing pada malam setelah upacara pembukaan semester baru. Sebelumnya, ia mendapatkan sebuah memo di laci mejanya yang bertuliskan ‘2 September, jam 19:00. Aku tunggu di tebing Miura Kaishoku’.
Nobuo pun pergi ke tebing Miura Kaishoku, tetapi malangnya ia justru jatuh terdorong. Nobuo pun terjatuh dari tebing dan dia sempat mendengar melodi-melodi saat ia melayang di udara hingga akhirnya dia terjatuh ke bawah.
“Katanya, menjelang kematian seseorang akan melihat atau mendengar sesuatu yang bukan dari dunia ini. Apa itu tadi mars kematianku?” Hlm. 38
Namun, Nobuo ingat, saat itu ada seseorang yang berusaha menolongnya dan sayangnya orang tersebut ikut terjatuh dari tebing. Orang tersebut adalah Takahashi Shinji.
Nobuo sangat terkejut, begitu ia sadar di rumah sakit ia tak menyangka bila dia terbangun dengan tubuh laki-laki yang menolongnya. Dibandingkan dirinya di masa lalu, Nobuo merasa bahwa tubuh barunya yang memiliki perawakan bagus dan berwajah tampan. Semula Nobuo hendak mengaku tentang keadaannya tersebut, namun Nobuo berpikir untuk menemukan siapa pembunuhnya. Ia pun bertekad untuk menemukan pembunuhnya dengan kembali ke sekolah lamanya—SMA Higashi—sebagai seorang murid baru.
Nobuo pun mulai mencari-cari informasi tentang dirinya sendiri pada teman-temannya. Nobuo yakin bahwa di antara teman-temannya itu, ada seseorang yang telah membunuhnya dengan cara mendorongnya dari tebing.
“Hari kedua setelah pindah sekolah.
Aku berencana mulai mencari penjahatnya hari ini.” Hlm. 77
The Dead Returns merupakan novel kedua Akiyoshi Rikako yang kubaca setelah sebelumnya aku membaca Girls in The Dark. Aku menaruh ekspektasi yang sangat besar pada novel ini setelah memilikinya. Daya tarik dari novel ini tentu saja ada blurb yang menantang dan misterius, serta tampilan cover yang diisi oleh seorang cowok dengan nuansa kelam.
Di novel ini, Rikako masih menggunakan benang merah yang sama dengan Girls in The Dark, yaitu seorang murid SMA yang terbunuh. Dengan konsep tersebut, tentu pembaca dibuat bertanya-tanya tentang siapa pembunuh, alasan pembunuhan, dan lain-lain. Keunggulan dari kisah misteri adalah pembaca dibuat menerka-nerka apa yang akan terjadi selanjutnya di novel tersebut. The Dead Returns menghadirkan banyak kejutan yang membuatku sangat penasaran dengan kelanjutannya.
Penulis menghadirkan banyak clue yang disingkap secara perlahan-lahan. Setiap petunjuk tersebut membuat pembaca menjadi semakin penasaran akan kelanjutannya dan jujur saja petunjuk-petunjuk yang dihadirkan Rikako sangat menarik. Contohnya adalah meja tempat Nobuo duduk yang memiliki tanda yang berpasangan dengan meja seorang gadis di kelas itu. Meskipun terkesan tidak penting, justru petunjuk-petunjuk seperti itulah yang membuat ksiah Nobuo ini menarik.
Penggambaran penulis tentang karakter Nobuo dengan tubuh asli sangat menarik. Penulis mencoba mengangkat tentang pengucilan di lingkungan sekolah. Dia menggambarkan bagaimana sulitnya untuk merasa dianggap oleh segerombolan teman, bagaimana sikap introvert yang perlahan-lahan menjadi lebih terbuka, dll. Hal-hal yang sangat berhubungan dengan kehidupan nyata seorang pelajar sangat menarik di novel ini.
Twist yang dihadirkan penulis benar-benar mengejutkan. Jujur saja, lagi-lagi aku ditipu habis-habisan dengan kebenaran yang ada. Kupikir akan berakhir seperti ini, nyatanya malah berakhir seperti itu. Sayangnya, menurutku The Dead Returns tidak memiliki twist semenggigit Girls in The Dark. Masih ada rasa ‘Girls in The Dark’ di sana sehingga terkesan kurang ‘wow’ (meskipun aku masih gagal menebak endingnya sih).
Ide novel ini sebenarnya sudah umum, yaitu bertukar tubuh. Aku kurang suka dengan ide tersebut, aku lebih suka bila unsur fantasi yang diangkat tidak semainstream bertukar tubuh. Saya berharap Rikako menulis The Dead Returns dengan sentuhan misteri saja, bukan ditambahi fantasi tentang bertukar tubuh. Sayangnya, eksekusi novel ini cenderung tidak terlalu berfokus pada misterinya dan dibawa dengan sangat ringan sampai tidak terasa kalau ini novel misteri (atau bahkan terkesan berputar-putar ke sana kemari?). Saat membaca blurb, aku sangat berharap bahwa kisah ini akan membahas dengan serius permasalahan Nobuo, sayangnya novel itu terkesan biasa untuk plotnya, namun untuk twist sudah sangat menarik kok.
Sebagai novel kedua yang dibandingkan dengan novel pertama, The Dead Returns memang tak se-WOW Girls in The Dark. Novel ini merupakan bacaan ringan yang sangat menarik untuk dibaca, apalagi kalau kamu termasuk orang yang mudah penasaran, dijamin bakal menyelesaikannya dalam sehari deh. Overall, The Dead Returns patut banget untuk dibaca deh!
3 of 5 stars untuk The Dead Returns!


XOXO
PutriPramaa

0 komentar:

Posting Komentar

 
La Distances Blog Design by Ipietoon