2060 by Yuli Pritania | Book Review





Judul : 2060
Pengarang : Yuli Pritania
Penerbit : Grasindo
ISBN : 978-979-22-8019-7
Edisi : 2013
Jumlah Hlm : 332 hlm
*

Your home will be your home forever. (hlm 39)

Novel ini menceritakan kehidupan Han Hye-Na—agen KIA—yang harus kembali ke Korea Selatan untuk mengusut kasus meninggalnya ayah Cho Kyu-Hyun sekaligus menjaga pria tersebut dari orang-orang yang berniat untuk mencelakai Cho Kyuhyun.
Akan tetapi, sekembalinya Hye-Na ke Korea, Hye-Na disambut dengan kenyataan bahwa Cho Kyuhyun tertarik padanya, bahkan sejak kecil. Maka, menikahlah dua orang tersebut. Pernikahan mereka disambut dengan perasaan bahagia keluarga kedua belah pihak.

Cerita bergulir dengan kasus-kasus yang ditangani oleh agen KIA maupun organisasi-organisasi lain. Banyak misteri yang dibawa di kisah ini.
Novel ini juga menceritakan tentang kisah cinta tokh-tokoh lain seperti Leeteuk yang telanjur menolak orang yang disukainya, Yesung, Kibum, Eunhyuk, Donghae, dll. Novel ini begitu kompleks karena menceritakan banyak kisah. Sekompleks apa? Nah, itu yang nggak bisa kuceritain di sini. xD Silakan baca sendiri novelnya.

Bukankah salah satu hal yang harus dilakukan dalam menjalin hubungan itu adalah memahami sifat pasangan masing-masing? (hlm 147)

Novel ini adalah novel kedua Yuli Pritania yang diterbitkan oleh penerbit mayor (dan aku baru baca akhir-akhir ini :3 ). Setelah sekian lama hanya membaca side-story-nya saja, akhirnya aku baca 2060 ini. Sebelumnya, kisah ini sempat nangkring di wordpress milik penulis, lalu diterbitkan di bawah naungan Grasindo.
Novel ini berlabel ‘fanfiction’ di sudut covernya, jadi tokoh-tokoh yang dihadirkan pun merupakan tokoh idola. Tokoh idola yang kumaksud adalah sebagian besar member Super Junior, dengan tokoh utama Cho Kyuhyun. Nah, permasalahan bagiku adalah ... tokohnya kebanyakan. Dengan blurb yang hanya memfokuskan pada Cho Kyuhyun dan Han Hye-Na, novel ini mengisahkan banyak kisah cinta. Dengan tokoh sebanyak itu, pembaca tentu akan sulit menghafal nama tokoh-tokohnya, terlebih novel ini kan pakai nama Korea. Namun, bagiku tidak masalah sih dengan tokoh-tokohnya, ya ... karena aku memang hafal sama member Super Junior itu. xD
Seperti biasa, Yuli Pritania menghadirkan tokoh-tokoh yang memiliki kecuekan. Di kisah ini, Cho Kyuhyun digambarkan sebagai pria yang tidak benar-benar peduli pada wanita, namun dia jatuh cinta pada Han Hye-Na—seorang agen KIA.
Aku kurang suka dengan konflik yang dibawakan di novel ini. Menurutku, masih banyak konflik yang tiba-tiba menghilang. Konflik di novel ini semula mencari pembunuh dari ayah Cho Kyuhyun. Sayangnya, semakin ke belakang, yang dihadirkan justru kasus yang lain. Kasus mencari pembunuh ayah Cho Kyuhyun seperti melesap begitu saja. Lalu, Shim Changmin tiba-tiba saja menghilang, kenapa dia bisa sepasrah itu? :3
Untuk penulisannya, masih ada cukup banyak typo. Semula aku mencatat kesalahan tulis tersebut, seperti di hlm 18 ‘it’, hlm 41 ‘hdupmu’, hlm 51 ‘ataupu’, hlm 72 ‘Enhyuk’, hlm 76 ‘tekhnik’, namun aku udah terlalu malas untuk nyatetin yang lain. :3 Kuharap kesalahan-kesalahan ketik ini diperbaiki di cetakan selanjutnya. Aku baca versi iJakarta-nya sih, jadi kurang tahu dengan cetakan yang sekarang beredar di toko buku, sih. Selain itu, aku juga bertanya-tanya dengan penulisan nama tokohnya. Kenapa penulisan Hye-Na diberi “–“ untuk memisahkan suku katanya, namuan pada Kyuhyun dibiarkan bergabung. Tapi, nggak masalah sih, nggak terlalu mengganggu juga.
Latar waktunya—seperti yang dicantumkan di judul novelnya—yaitu 2060. Udah modern banget, bahkan Cho Corp—perusahaannya Cho Kyuhyun—berencana meluncurkan mobil terbang. Di novel ini ada banyak teknologi-teknologi baru yang diterapkan di tahun 2060 seperti Autochef, amphibthrope *lupa tulisannya gimana*, dll. Nah, sayangnya aku merasa agak janggal sama salah satu keterangan di novel ini. Pada saat di bandara, untuk menjemput seseorang, digunakan karton untuk menuliskan nama orang yang dijemput. Ini udah 2060, masih pakai karton? Ini pendapatku aja sih.
Ending novel ini ... gantung (banget). Pembaca dibuat penasaran dengan kelanjutan dari novel ini. Wajar saja sih untuk dibuat menggantung seperti itu, karena ... novel ini ada sekuelnya. Jadi, 2060 ini adalah section 1-nya, sedangkan 2060 section 2 juga ada. (Aku belom baca yang section 2 :3 )
Cover novel ini sebenarnya sudah bagus. Hanya saja, rasanya kurang cocok dengan konten ceritanya. Covernya ini terlalu ceria, padahal novel ini mengisahkan tentang seorang agen KIA. Mungkin jika covernya pistol seperti 2060 section 2 lebih cocok. Layout novel ini benar-benar imut, meskipun konten ceritanya nggak ‘imut’ sih, hehehe. Font yang digunakan di novel ini bukanlah font baku seperti Times New Roman, Georgia, atau garamond. Namun, itu nggak mengganggu kok saat dibaca.
Oh ya, di novel ini ada banyak petikan-petikan yang bermakna, seperti:

"Selama bersama orang yang kau cintai, kau tidak akan pernah merasa lelah." (hlm. 84)

Tidak ada kisah cinta yang indah kan di dunia ini? Tidak ada kisah yang berakhir dengan bahagia. Kau tahu? (hlm. 85)

Tapi sebenarnya, aku merasa hidup tanpa kesakitan itu tidak bisa disebut hidup. Saat kau teringat akan kesakitan yang pernah kau dapatkan. Kau akan lebih mensyukuri setiap kebahagiaan yang datang padamu. (hlm 86)

Seperti apa yang sering terjadi, tidak ada persahabatan yang murni di antara pria dan wanita. Pasti ada salah satu yang jatuh cinta pada yang lain dan itu tidak bisa dipungkiri begitu saja. Terlalu sering bergaul dengan seseorang pasti akan membuatmu merasa memiliki hak atas orang. (hlm 109)

“Karena hakikat pria adalah untuk mengejar, bukan dikejar.” (hlm 247)

Jika dia sudah mencintai seseorang, dia akan menerima apa pun, tidak peduli apakah itu baik ataupun buruk. (hlm. 252)

Overall, kisah Han Hye-Na, dkk. ini sukses menghiburku. 3 of 5 stars!

Xoxo
PutriPramaa

0 komentar:

Posting Komentar

 
La Distances Blog Design by Ipietoon